Penyebab Dan Jenis Radang Sendi

Penyebab dan jenis radang sendi – Pada kesempatan kali ini, radangnyerisendi.com akan memberikan informasi mengenai penyebab dan jenis radang sendi, yang mungkin anda pernah rasakan ketika anda bangun tidur ataupun sedang beraktifitas. Yang akan kami kupas selengkap lengkapnya disini.

Penyebab Dan Jenis Radang Sendi

Penyebab Dan Jenis Radang Sendi

Pernahkah anda merasakan rasa nyeri pada bagian lutut atau bahu anda? bisa jadi itu gejala radang sendi. Radang sendi atau dalam istilah asing di sebut dengan arthritis merupakan penyakit dimana mnyebabkan inflamasi di satu atau beberapa sendi, sehingga sendi dan otot menjadi kaku dan dan sulit untuk di gerakkan. Gejala radang sendi yang sering di alami oleh penderitanya diantaranya bengkak, kemerahan, sensasi hangat, dan rasa sakit pada daerah  sendi yang sedang meradang.

Baca juga:Tips Atasi Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil

Penyebab Radang sendi

Usia menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya resiko seseorang terkena radang sendi lutut,  radang sendi jari tangan, radang sendi bahu, dan radang sendi yang lainnya. Selain itu, penyakit obesitas, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan keluarga dapat ikut berpengaruh menjadi faktor peyebab seseorang terkena radang sendi. Terutama jika anda pernah mengalami cidera pada salah satu persendian, maka tak dapat di pungkiri rasa nyeri pada daerah persendianpun akan kambuh kembali.

Jenis radang sendi yang umum terjadi

Setelah kita mengetahui penyebab dari radang sendi, sekarang kita akan mengenal macam-macam radang sendi. Jenis dari radang sendi sangatlah banyak. Namun di sini kami akan menguraikan beberapa jenis radang sendi yang sudah umum terjadi, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Rheumatoid arthritis. Yaitu inflamasi dan bengkak yang terjadi pada lapisa pembungkus sendi (membran sinovial) karena serangan yang terjadi dari sistem tubuh sendiri. Jika tidak di tangani dengan tepat, kondisi ini akan memicu kerusakan pada tulang dan tulang rawan pada sendi. Jenis radang sendi ini berpotensi besar di alami oleh wanita di bandingkan pria dengan usia antara 40-50 tahun.
  • Osteoarthritis. Yaitu hilangnya sejumlah lapisan permukaan pada tulang rawan sendi, sehingga tulang bisa bergesekan dengan tulang lain dan menyebabkan timbulnya rasa sakit dan terhambatnya gerakan. jenis radang sendi yang satu ini biasanya di derita oleh seseorang yang berusia 50 tahun ke atas.
  • Penyakit asam urat. Merupakan jenis radang sendi yang di sebabkan penumpukan zat asam urat pada tubuh yang biasanya gejala awalnya menyerang daerah sendi jempol kaki. Selain itu, gejala lain asam urat adalah rasa sakit dan membengkaknya sedi yang terserang asm urat.
  • Lupus. Kondisi ini terjadi ketika ada jaringan maupun organ yang tubuh yang terganggu yang di sebabkan oleh penyerangan yang di lakukan oleh kekebalan tubuh sendiri.
  • Fibromyalgia. jenis radang sendi ini di tandai dengan gejala rasa sakit pada bagian otot, tendon, dan ligamen.
  • Cervical spondylosis atau keausan cakram tulang belakang di leher yang menyebabkan leher terasa nteri dan kaku.
  • Enteropathic arthritis, merupakan salah satu komplikasi dari penyakit radang usus sehingga terjadi inflamasi pada pada sendi tungkai dan punggung.
  • Reactive arthritis. Merupakan jenis radang sendi yang muncul setelah seseorang mengalami infeksi pada sluran kelamin , usus besar, atau tenggorokan. selain pada sendi, orang yang terkena penyakit ini akan mengalami peradangan pada uretra dan mata.
  • Polymyalgia rheumatica. Penyebab pasti dari penyakit ini belum di ketahui, namun di duga sistem kekebalan tubuh di duga penyebab timbulnya kondisi ini. pada umumnya orang yang terserang penyakit ini di alami oleh orang-orang yang sudah berusia di atas 50 tahun dengan gejala peradangan pada sendi, kaku, juga nyeri pada otot.
  • Psoriatic arthritis atau radang sendi yang muncul sebagai komplikasi dari penyakit psoriasis.
  • Secondary arthritis. Kondisi ini di alami oleh orang yang dulunya sering mengalami cedera pada sendi.
  • Juvenile idiopathic arthritis. Jenis radang sendi ini bisanya di alami oleh anak-anak dan belum di ketahui secara pasti penyebabnya. Namun, seiring berkembangnya usia anak, gejala inflamasi atau nyeri pada sendi akan hilang dengan sendirinya.

Pengobatan radang sendi

Pengobatan radabng sendi di lakukan tergantung jenis dan tingkat keparahan radang sendi itu sendiri. Pengobatan radang sendi juga betujuan untuk meningkatkan fungsi sendi selain untuk meringankan gejala yang di timbulkannya.

Berikut pengobatan radang sendi yang di klasifikasikan menurut jenis dan tingkat keparahannya.

  • Mengkonsumsi obat-obatan antiinflamasi nonsteroid, analgesik, serta krim atau salep yang mengandung capsaicin dan mentol bisa anda jadikan sebagai pilihan untuk meredakan sakit pada sendi anda. Dan gunakanlah sesuai dosis yang di anjurkan oleh dokter.
  • Untuk mengatasi nyeri radang sendi yang di akibatkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh kita sendiri, obat modifying antirheumatic drugs (DMARD), obat-obatan jenis kortikosteroid, akan dokter resepkan untuk meredakan radang sendi anda
  • Terpi fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak tubuh dan memperkuat otot-otot di sekitar sendi.
  • Untuk mengatasi radang sendi yang sudah parah,dan tidak bisa di atasi dengan obat maupun terapi, kemungkinan dokter akan merekomendasikan anda untuk menjalani operasi. Beberapa jenis operasi yang bisa di lakukan adalah Prosedur penyatuan sendi (arthodesis), prosedur pemotongan tulang (osteotomy), atau prosedur penggantian tulang (arthroplasty).

Sebagai langkah untuk pencegahan terjangkit penyakit radang sendi, sebaiknya jagalah kesehatan sendi dari dini dengan selalu mengkosumsi makanan yang bernutrisi tinggi, olahraga yang cukup, dan pola hidup yang sehat, hindari sendi anda dari berbagai macam benturan agar sendi anda selalu sehat dan andapun bisa bergerak bebas setiap saat.

Penyebab Dan Jenis Radang Sendi | radangnyerisendi | 4.5