Cara Tepat Mengatasi Penyakit Rematik

Cara Tepat Mengatasi Penyakit Rematik

Cara Tepat Mengatasi Penyakit Rematik

Apakah Anda pernah merasakan rasa nyeri dan linu pada persendian anda? hati-hati mungkin itu gejala radang sendi rematik. Rematik merupakan radang sendi yang yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atupun sendi yang mengalami peradangan atau pembengkakan. Biasanya sendi-sendi yang terserang rematik di antaranya jari tangan, tulang belakang dan sendi yang lainnya. Tidak hanya terjadi pada dewasa dan lansia, rematik juga bahkan bisa menyerang anak-anak.

Untuk itu, pada kesempatan ini saya akan memberikan suatu informasi yang berasal dari dunia kesehatan mengenai cara tepat mengatasi rematik. Yang akan kami sajikan selengkap-lengkapnya hanya untuk anda,yang disertai dengan Jenis rematik yang sering terjadi beserta gejala yang di alami.

Cara tepat mengatasi rematik

Untuk saat ini rematik belum bisa di sembuhkan secara total. Namun pengobatan rematik bertujuan supaya dapat meredakan gejala yang timbul serta mengendalikan penyakit rematik itu sendiri. Karena jika tidak di tanggapi dengan serius rematik bisa menjadi semkin parah bahkan dapat menyebabkan cacat total.

Berikut langkah tepat untuk mengatasi meredakan gejala rematik penyakit rematik.

  • Obat inflmasi non-steroid. Untuk langkah pertama jika anda di diagnosis oleh dokter mengidap rematik yang belum terlalu parah maka anda bisa mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid dan analgesik yang tentunya sudah di resepkan oleh dokter. Namun jika gejala atupun rematik yang anda derita semakin parah, anda bisa menggantinya dengan mengonsumsi obat anti inlfmasi yang mengandung steroid.
  • Mengurangi stres. Dengan mengurangi beban pikiran juga dapat meredakan gejala rematik anda.
  • Istirahat yang cukup. Jika anda sedang mengalami rematik, janganlah beraktivitas penuh tanpa diselingi dengan istirahat yang cukup, agar rasa nyeri yang di akibatkan rematik tiak menghambat aktiviyas anda.
  • Berolahraga secara rutin. Olahraga juga salah satu bagian yang penting dalam pengobatan rematik. Selain dapat mengurangi rasa nyeri, dengan olahraga juga bisa membantu fleksibelitas dan kekuatan pada sendi. salah satu olahraga yang tepat untuk penderita rematik adalah aerobik air .
  • Menjalani pola diet dengan seimbang. Ini di peruntukan bagi penderita rematik yang mempunyai kelebihan dalam masalah berat badan. Hal ini bertujuan agar rasa sakit yang di rasakan bisa berkurang dengan mengurangi beban yang di topang oleh sendi.
  • Konsultasi dengan dokter psesialis reumatologi. Jika gejala rematik anda tak kunjung reda dalam rentan waktu yang cukup lama, anda bisa menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Gejala dan jenis rematik

Setelah kita mengetahui cara tepat mengatasi penyakit rematik, tidak ada salahnya untuk kita mengenal dan mengetahui apa saja gejala dan jenis rematik tersebut. Rematik terdiri atas beberapa jenis bahkan mencapai lebih dari 100 jenis rematik. Berikut adalah beberapa jenis rematik yang sering terjadi.

1. Reumatoid arthritis

Merupakan kondisi dimana kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan-jaringan sendi, yang mengakibatkan sendi-sendi yang terserang mengalami peradangan dan menimbulkan gejala sebagai berikut :

  • Sendi menjadi bengkak karena cairan yang menumpuk.
  • Terasa kaku, terutama pada pagi hari atau setelah lama tidak di gerakakan.
  • Kulit yang sendinya terserang menjadi memerah dan terasa panas.
  • Terasa sakit akibat peradangan yang aktif.

Selain gejala-gejala yang sudah di paparkan di atas, gejala lain yang di sebabkan oleh rematoid arthritis ini adalah kelelahan, demam, nyeri otot, dan nafsu makan yang berkurang.

Diagnosis rhematoid arthritis ini  akan di lakukan oleh dokter sesuai dengan perubahan fisik pada sendi dan gejala yang di erita serta pemeriksaan medis yang meliputi X-ray, tes darah, ultrasound, dan MRI scan.

Tak hanya dapat menyerang daerah persendian, rhematoid arthritis ini juga dapat menyerang organ yang lain, di antaranya seperti mata, kulit, ginjal dan jantung. Jika dibiarkan, rhematoid akn terus berkembang sehingga menyebabkan keruksakan dan perubahan yang permanen pada sendi. Sebagai akibatnya pergerakan sendi mulai terbatas bahkan fungs sendi bisa hilang sepenuhnya.

Penyakit ini pada umumnya masih belum bisa di sembuhkan secara total. Namun dengan pengobatan yang tepat, gejala serta pekembangannya bisa di atasi, sehingga penderitapun masih bisa menjalni kehidupannya secara produktif.

2. Osteoarthritis

Merupakan salah satu jenis rematik yang menimbulkan rasa nyeri dan terbatasnya pergerakan pada sendi yang seiring waktu dapat menimbulkan keruksakan pada tulang rawan.  Penykit ini bisa menyerang beberapa persendian, namun sendi yang paling sering terserang penyakit ini adalah jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul. Bertambahnya usia merupakan faktor utama terjadinya osteoarthritis ini.

Berikut bebrapa gejala osteoarthritis yang mempengaruhi persendian.

  • Persendian terasa nyeri, terutama saat bejalan.
  • Persendian terasa kaku dan membengkak.
  • Persendian akan terasa hangat saat di sentuh.

Selain hal-hal yang sudah di paparkan di atas, osteoarthritis ini juga menyebabkan melemahnya otot yang berdampak pada kehidpan sehari-hari. Seperti kesulitan pada saat membungkuk, memakai pakaian, duduk, bahkan menggenggam sesuatu.

Diagnosis untuk penyakit osteoarthritis ini meliputi pemeriksaan fisik dan juga medis. Setelah itu, dokter akan menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, X-ray, analisis cairan persendian, dan juga MRI.

3. Sindrom Sjogren

Merupakan penyakit yang di akibatkan karena kekeliruan kekebalan tubuh yang menyerang jaringan yang sehat sehingga menimbulkan peradangan. Belum diketahui secara pasti penyebab dari penyakit ini, namun resiko ini lebih sering di alami oleh wanita di bandingka dengan pria.

Berikut beberapa gejala yang di timbulakn oleh sindrom sjogren.

  • Mulut terasa kering yang disebabkan karena kelenjar yang terdapat di dalam mulut tidak memproduksi air liur yang cukup.
  • Mata terasa perih dan teriritasi.
  • Kelenjar parotoid (kelenjar air liur) mengalami pembengkakan.
  • Mata terasa kering karena kurangnya produksi air mata oleh kelenjar yang ada di mata.
  • sariawan.
  • Kesehatan gigi dan gusi terganggu.

Pemeriksaan fisik, dan beberapa tes lanjutan yang meliputi Tes darah, X-ray, tes produsi rata-rata air liur, dan biopsi akan dilakukan oleh dokter sebagai langkah diagnosis penyakit sindrom sjogren ini.

4. Lupus

Lupus atau yang sering di kenal dalam istilah medis systemic lupus erythematotus (SLE) dalah salah stu penyakit yang  terkait dengan kekebalan tubuh manusia dan terkadang menyerang sistem persendian. Sampai saat ini penyebab dari penyakit ini belum di ketahui secara pasti.

Gejala-gejla lupus yang sering terjadi di antaranya adalah stroke, kejang, rambut mengalami kerontokan, persendian terasa kaku dan nyeri, letih, serta sensitifterhadap cahaya matahari. Selain gejala-gejala yang telah di sebutkan, penderita lupus juga bisa mengalami gejala-gejala lain, di antaranya :

  • Dada terasa sakit yang di sebabkan karena peradangan yang terjadi pada lapisan jantung dan paru-paru.
  • Organ dalam seperti ginjal ikut terpengaruh.
  • Munculnya ruam atau inflamasi dan perubahan kulit di sekitar pipi.
  • Munculnya perubahan warna jari-jari tangan dan kaki saat caca dingin.
  • Timbulnya kondisi gangguan darah seperti jumlah trombost dan sel darah putih di bawah normal.

Untuk mendiagnosis penyakit lupus ini, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan dan beberapa tes, yang meliputi tes darah, pemeriksaan sampel urine, pemeriksaan ginjal dan hati serta X-ray.

Nah itulah beberapa jenis rematik yang paling sering di alami oleh remaja, dewasa mupun para lansia. waspadailah jika anda mengalami beberapa gejala yang telah di telah di uraikan di atas. Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut maka segeralah memeriksakan diri anda dokter agar bisa di tangangani dengan tepat.

Cara Tepat Mengatasi Penyakit Rematik | radangnyerisendi | 4.5